Selamat Datang di LPPL Radio Kanjuruhan FM Malang - Live Streaming

malangkab.go.id

KEPANJEN - Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna kembali menghadiri Gedung Serbaguna Sanika Satyawada Polres Malang dalam rangka Silaturahmi Kapolres Malang bersama Tiga Pilar untuk Deklarasi Damai Pilkades Kabupaten Malang pada Kamis (20/9) pagi. Hadir dalam kesempatan tersebut Dandim 0818 Malang - Batu, Kepala Dinas terkait yakni dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Malang, KH. Imam Ma'ruf, Camat se-Kabupaten Malang, Kepala Desa sekaligus bakal calon kepala desa, Kapolsek Jajaran Polres Malang, serta Ketua Panitia Pemilihan Desa.

Pilkades merupakan pemilihan pemimpin desa secara langsung yang sudah ada sejak Indonesia merdeka dan mempunyai masa periode kepemimpinan selama enam tahun. Oleh karena itu, Bupati meminta kepada seluruh bakal calon kepala desa untuk menyatukan visi, tekad dan kemauan untuk mensukseskan penyelenggaraan pilkades serentak seperti apa yang pernah dipesankan oleh Presiden Joko Widodo bahwa membangun bangsa Indonesia dari pinggiran/desa.

Bupati mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Kapolres Malang ini. "Alhamdulillah pagi hari ini kita bersilaturahmi memenuhi undangan Bapak Kapolres, kita menjadi bagian yang utuh satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam rangka mensukseskan pilkades 2018 secara serentak dalam kondisi aman, damai, sukses penyelenggaraan, sukses menempatkan pemimpin-pemimpin terbaik tingkat desa sehingga masyarakat memilih pemimpin yang akan menjadi pioneer dalam membangun desa," ucapnya.

Sementara itu Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan bahwa pelaksanaan Pilkades yang bakal digelar pada 11 Nopember 2018 nanti merupakan tahapan kedua dengan jumlah 41 bakal calon kades, kemudian di tahun depan ada sekitar 267 calon kades yang akan mengikuti pilkades tahap tiga. “Selamat dating di Polres Malang dalam rangka silaturahmi tiga pilar untuk Deklarasi Damai Pilkades Kabupaten Malang, alhamdulillah hari ini semuanya hadir. Kita ketahui bersama pada Nopember mendatang akan dilaksanakan pemilihan kepala desa tahap kedua, dan di tahap pertama kita sudah pernah melaksanakan pilkades dengan aman dan kondusif. Semua itu berkat koordinasi kita bersama sehingga bisa terlaksana dengan baik,” ungkap Kapolres diawal sambutannya.

Sesuai Peraturan Bupati Malang Nomor 21 Tahun 2018 bahwa tahapan pelaksanaan pilkades sudah dimulai beberapa waktu lalu, jadi dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan penetapan bakal calon menjadi calon. Yade menyebutkan dalam moment silaturahmi ini mempunyai satu tujuan yakni menyamakan visi dan komitmen untuk menjaga Kabupaten Malang tetap aman dan kondusif. “Karena kembali lagi tujuan semua instansi pemerintah baik Pemerintah Kabupaten Malang, Polres Malang maupun Kodim 0818 Malang – Batu untuk mensejahterakan masyarakat, sesuai dengan Madep Manteb Manetepnya Bapak Bupati. Nah untuk mensejahterakan syaratnya harus aman dulu, karena dengan kondisi yang aman kita bisa mewujudkan program apapun”.

Berdasarkan analisis potensi ancaman yang artinya potensi gesekan masyarakat di tingkat bawah justru lebih rawan saat pelaksanaan pilkades. Ia kembali berpesan khususnya kepada bakal calon kepala desa untuk melaksanakan kompetisi ini dengan sehat dan mengedepankan visi misi tanpa dibumbui hal-hal yang dapat mencoreng nama baik dan mengganggu keamanan di Kabupaten Malang. “Mengingat sangat pentingnya deklarasi damai ini kita ikuti bersama, untuk itu berkompetisilah dengan sehat, jangan bermain curang, jangan gunakan isu-isu yang mengandung sara, serta jangan gunakan black campaign/money politic yang bisa memecah belah masyarakat. Mari manfaatkan momentum ini untuk saling mengingatkan baik dari camat, kapolsek maupun dinas terkait agar bermain sesuai aturan mainnya. Jadilah kepala desa yang profesional dan tahu tugas-tugasnya,” pesan pria kelahiran Jakarta itu.

Senada dengan Bupati Malang dan Kapolres Malang, Dandim 0818 Malang Batu, Letkol Inf. Ferry Muzawwad menyambut baik silaturahmi tiga pilar ini. "Deklarasi damai itu berarti bahwa bagaimana kita mewujudkan pelaksanaan pilkades bisa berjalan damai, namun kenyataannya di lapangan berbeda dengan apa yang dideklarasikan. Saya menghimbau khususnya kepada seluruh bakal calon kepala desa, ayo kita jaga wilayah Kabupaten Malang agar selalu kondusif karena dengan kondisi yang kondusif kita pasti bisa bekerja dengan nyaman, saat pelaksanaan pilkades gunakan cara yang bijak agar kepemimpinan sebagai kepala desa nanti juga mampu membawa desanya semakin maju dan berkembang," himbaunya.

Sebelum beramah tamah, sedikitnya 22 perwakilan calon dan bakal kepala desa melakukan deklarasi damai di hadapan semua undangan dilanjutkan penandatanganan deklarasi damai oleh Bupati Malang, Kapolres Malang dan Kodim 0818 Malang – Batu yang kemudian diakhiri dengan foto bersama. (humas/win)

Who's Online

We have 49 guests and no members online

Visitors

564588
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
444
909
4881
555111
16318
38624
564588
Your IP: 34.207.98.73
2018-09-22 09:13
Visitors Counter