Selamat Datang di LPPL Radio Kanjuruhan FM Malang - Live Streaming

MALANGTIMES - Menjelang menghadapi Bali United pada lanjutan Liga 1 pekan ke-28, pelatih kiper Arema FC Yanuar Hermansyah mengaku tak ada persiapan khusus untuk penjaga gawangnya.

Yanuar bakal menempatkan Dwi Kuswanto sebagai benteng terakhir pertahanan Arema. Dwi kini menjelma sebagai kiper utama Arema FC sejak ditinggal Kurnia Meiga yang menderita sakit.

Momen absennya Meiga tampaknya dapat dimanfaatkan sangat baik oleh Dwi. Dia mampu bermain cukup bagus dalam mengawal gawang Singo Edan dalam beberapa pertandingan.

Untuk menghadapi Bali United, Yanuar mengatakan bahwa Dwi siap diturunkan sejak menit awal. Kelihaiannya dalam membaca arah bola menjadi catatan khusus untuk menjaga agar gawang Arema FC tidak kebobolan.

"Tidak ada persiapan khusus sejauh ini. Kalau secara kemampuan, Dwi sebagai penjaga gawang sudah mengetahui dan memahami bagaimana cara bermain melawan Bali United," ujar pelatih kiper yang akrab disapa Begal tersebut.

Meski tak ada persiapan khusus, Yanuar tetap mengakui lini depan Bali United cukup membahayakan. Hal tersebut bisa dilihat dari koleksi gol yang diciptakan Bali United sejauh ini, yakni sudah 58 gol. Dari koleksi itu, 28 di antaranya dilesakkan oleh Sylvano Comvalius.

"Kalau soal gol, saya rasa itu tergantung kesempatan dan peluang. Untuk bisa meredam Sylvano Comvalius, kami harus melakukanya secara tim. Tidak bisa hanya seorang kiper semata," tukas Begal. (*)

Who's Online

We have 5 guests and no members online

Visitors

296527
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
319
1438
2299
289837
6690
19972
296527
Your IP: 34.207.98.73
2017-10-10 11:03
Visitors Counter