MALANGTIMES - Bertubi-tubi. Itu mungkin kalimat yang paling tepat untuk menggambarkan maraknya kasus kebakaran yang terjadi di Kabupaten Malang. Nyaris setiap hari, si jago merah beraksi di berbagai wilayah. Terbaru, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Randuagung Kecamatan Singosari ludes dilahap api Selasa (9/10/2018).
Kejadian ini bisa jadi sebagai kasus upaya pemadaman terlama, yang ditangani petugas pemadam kebakaran di tahun 2018.
Camat Singosari Eko Margianto menjelaskan, insiden ini diketahui pertama kali oleh salah satu warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Saat itu api diketahui sudah membesar. “Dari informasi yang saya dapat, api berasal dari pemulung yang membakar sampah di sekitar lokasi kejadian,” kata Eko kepada MalangTIMES Rabu (10/10/2018) dini hari.
Insiden ini lantas dilaporkan kepada perangkat desa, dan dilanjutkan ke Polsek setempat. Kanit Reskrim Polsek Singosari Iptu Supriono menuturkan, sedikitnya ada empat mobil pemadam kebakaran, dan 25 personel diterjunkan ke lokasi kejadian.
Medan jalan yang curam serta sulit dijangkau ini, membuat tim gabungan dari Polisi, TNI, dan dibantu warga setempat nampak kebakaran jenggot saat berupaya menjinakkan kobaran api. Bahkan api nyaris merembet ke lahan tebu yang ada di sekitar TPA. Beruntung tidak ada korban jiwa atas insiden tersebut. “Api baru bisa dipadamkan sekitar 7 jam pasca kejadian,” tutup Supriono.